Sabtu, 15 Agustus 2020

Contoh Prosedur Penilaian Kinerja Karyawan Rumah Sakit

 

1.   Bagian HRD siapkan data karyawan yang akan dinilai.

2.    Bagian HRD siapkan formulir penilaian berkala karyawan.

3.   Bagian HRD distribusikan formulir penilaian berkala kepada seluruh atasan unit terkait pada minggu pertama bulan Desember.

4.   Karyawan yang bersangkuatan isi Formulir penilaian secara berjenjang dimulai dari karyawan yang dinilai, atasan langsung dan atasan tidak langsung.

5.  Lakukan Couching dan konseling oleh atasan unit terkait kepada karyawan yang bersangkutan.

6.  Tandatangani hasil penilaian karyawan yang dinilai oleh karyawan yang dinilai, atasan hingga Manager terkait.

7.  Karyawan yang bersangkutan terima hasil penilaian dari atasan unit terkait

8.  Bagian HRD masukkan data penilaian ke komputer sebagai dasar pertimbangan dalam penyesuaian gaji tahunan.

9.  Bagian HRD simpan formulir penilaian berkala kedalam masing-masing file karyawan yang bersangkutan.

Kamis, 13 Agustus 2020

Yang Perlu dipersiapkan sebelum bertemu Angel Investor


Apakah Anda berpikir untuk mencari Angel Investor untuk bisnis kecil atau startup Anda? Langkah pertama harus selalu melihat apakah bisnis Anda adalah perusahaan yang bagus atau tidak. Banyak bisnis yang sangat bagus tidak menarik bagi angel investor. Yang benar adalah bahwa sebagian besar bisnis kecil dan pemula yang berpotensi sukses tidak akan mendapatkan angel investor, Hanya memiliki bisnis bagus yang dapat tumbuh dan berkembang tidaklah cukup.

Jadi apa Bagaimana Anda menarik perhatian Angel Investor?

Berikut pertanyaan yang akan membantu Anda mengetahui apakah bisnis Anda yang kemungkinan menarik bagi Angel Investor.

  1. Apakah bisnis Anda memiliki potensi pertumbuhan yang besar?
    Angel Investor mencari bisnis yang dapat meningkatkan penjualan sepuluh kali lipat atau lebih selama tiga tahun ke depan. Mereka tidak ingin berbagi keuntungan Anda; mereka ingin perusahaan Anda go public atau menjualnya ke perusahaan yang lebih besar. Begitulah cara mereka menghasilkan uang.

Itu membutuhkan pertumbuhan besar. Jadi, Anda membutuhkan pasar yang besar. Itu berarti bukan hanya angka di spreadsheet, tetapi pasar yang akan dipercaya oleh investor itu sendiri. Angel investor menginginkan bisnis yang memecahkan masalah nyata bagi banyak orang.

  1. Apakah perusahaan Anda terukur?
    Skalabel berarti bisnis dapat mempertahankan pertumbuhan besar tanpa perlu terlalu banyak layanan atau karyawan. Bisakah Anda dengan mudah menangani pertumbuhan tanpa kehilangan kualitas? Apakah perlu menggandakan jumlah karyawan untuk menggandakan penjualan?

Pastikan untuk mengingat masa depan. angel investor menyukai bisnis produk, atau layanan produksi, bukan bisnis jasa. Mereka menginginkan bisnis yang dapat meningkatkan penjualan dalam semalam tanpa meningkatkan biaya tetap.

    3. Apakah bisnis Anda dapat dipertahankan?
Angel investor menginginkan bisnis yang tidak dapat dengan mudah diduplikasi oleh pesaing. Mereka mencari sesuatu yang memiliki hak milik, seperti rahasia dagang, hak cipta, merek dagang, dan paten.

Contoh Prosedur Perekrutan Staf Medik beserta Kredensial

 

  1. Perekrutan staf medik diprakarsai oleh kebutuhan pelayanan pasien, tren epidemiologi atau tujuan strategi organisasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik, berkualitas dan aman
  2. Manajer Medik dan Direktur Rumah Sakit harus setidaknya dua kali dalam setahun mengevaluasi kebutuhan perekrutan dari staf medik.
  3. Kebutuhan terhadap perekrutan dari staf medik diajukan kepada Direksi PT dan disetujui oleh Direktur PT.
  4. Setiap pelamar harus membuat lamaran tertulis kepada administrasi rumah sakit.
  5. Direktur Rumah Sakit mengirimkan surat permintaan untuk dilakukan kredensial dan previleging kepada Komite Medik sesuai dengan lamaran kandidat.
  6. Sub-komite kredensial meproses kredensial dan privileging sebagai permintaan dari Ketua Komite Medik.
  7. Jika kandidat tersebut memenuhi kredensial dan privileging, komite medik merekomendasikan kandidat beserta kewenangan klinis kepada Direktur Rumah Sakit.
  8. Direktur Rumah Sakit menerbitkan Surat Kewenangan Klinis
  9. Setiap staf medik harus menjalani proses kredensial dan privileging yang di lakukan oleh Komite Medik untuk kemudian memperoleh Surat Kewenangan Klinis dari Direktur Rumah Sakit, kecuali saat keadaan darurat, Direktur Rumah Sakit diperbolehkan untuk mengeluarkan perjanjian klinis tanpa rekomendasi dari Komite Medik.
  10. Proses kredensial dan privileging dilakukan oleh Sub-komite kredensial dari Komite Medik dengan surat permohonan dari Direktur Rumah Sakit kepada komite medik beserta lamaran tertulis dari kandidat kepada administrator rumah sakit.

  11. Proses kredensial dan privileging harus menyertakan paling tidak 3 anggota sub-komite kredensial dari komite medik dengan paling tidak 1 anggota dengan spesialisasi yang sama.

  12. Kandidat yang mengikuti kredensial harus melengkapi Credentialing and Privileging Application dan formulir privileging yang sesuai untuk posisi yang dilamar oleh kandidat.

  13. lnformasi yang diperoleh pada saat proses kredensial harus diverifikasi sumbernya (kecuali tercatat) dan didokumentasikan dalam bentuk tulisan, melalui surat, hasil print verifikasi dari internet atau laporan dari kontak. Semua usaha (dan kegagalan) untuk memperoleh dokumen yang dibutuhkan harus dicatat di file

  14. Komite Kredensial dapat menggunakan konsultan dari luar di dalam grup jika informasi tambahan dibutuhkan berhubungan dengan kualifikasi dan kewenangan dari pelamar.

  15. Komite Kredensial harus memeriksa bukti dari:

    1. Karakter pelamar
    2. Kompetensi dan kualifikasi profesional (ijazah, pelatihan, registrasi)
    3. Kepribadian dan pendirian etik sebelumnya
    4. Status mental dan kesehatan kandidat.
  16. Komite akan menentukan, melalui informasi yang ada pada referensi yang diberikan oleh pelamar dan dari sumber lainnya yang ada pada komite apakah pelamar telah membuktikan dan memenuhi semua kualifikasi yang penting untuk perjanjian dan privileging klinis yang diminta

  17. Sebagai bagian dari proses pembuatan rekomendasi, Komite kredensial dapat mengharuskan pelamar untuk melakukan pemeriksaan fisik dan atau mental oleh dokter yang disetujui oleh Komite Kredensial. Hasil dari pemeriksaan tersebut akan dipertimbangkan oleh komite. Kegagalan dari pemeriksaan tersebut setelah diserahkan secara tertulis kepada Komite Kredensial, diberikan hak kepada pelamar untuk secara sukarela untuk menarik kembali lamaran

  18. Komite Kredensial dapat meminta kandidat untuk menemui komite untuk mendiskusikan setiap aspek dari lamaran kandidat, kualifikasi atau privileging yang diminta.

  19. Hanya praktisi yang mempunyai lisensi (STR) dan diperbolehkan oleh hukum secara independen yang akan mendapatkan kewenangan

  20. Kewenangan akan diberikan menurut prosedur yang dideskripsikan pada kebijakan ini

  21. Komite Kredensial dalam merekomendasikan berisikan :

    1. Rekomendasi Pemberian Kewenangan Klinis
    2. Rekomendasi Pemberian KewenanganK linis dengan catatan
    3. Rekomendasi Pemberian Kewenangan Klinis dengan alasan khusus
  22. Jika rekomendasi dari Komite Kredensial terlambat lebih dari 60 hari, maka Kepala dari Sub-Komite Kredensial akan mengirimkan surat kepada kepala Komite Medik dan direktur Rumah Sakit untuk menjelaskan keterlambatan tersebut.

  23. Kewenangan klinis diberikan untuk periode tidak lebih dari 3 tahun, yang dimulai pada tanggal perjanjian klinis ditandatangani, dan disetujui oleh Direktur Rumah Sakit.

Rabu, 12 Agustus 2020

Contoh Prosedur Pembayaran Honor Dokter di Rumah Sakit

     

1.  Bagian Honor Dokter akan menarik data Laporan Jasa Dokter dari sistem yang akan digunakan untuk menghitung Jasa Dokter (Rawat Jalan, Rawat Inap, Rawat Darurat, Penunjang Medik, MCU)

2.      Bagian Honor Dokter melakukan verifikasi atas formula perhitungan Jasa Dokter di laporan sistem, dan jika ditemukan kesalahan akan dilakukan koreksi di sistem 

3.      Bagian Honor Dokter akan mencetak laporan honor dokter versi system, dengan periode cut off :

a.       Periode 1 :Tanggal 12 – 26  (realisasi pembayaran tanggal 5)

b.      Periode 2 :Tanggal 27 – 11 (realisasi pembayaran tanggal 20)

4.    Apabila tanggal cut off bertepatan dengan hari libur, maka tanggal cutoff didasarkan pada hari kerja terdekat sebelum tanggal cut off.

5.   Bagian Honor Dokter melakukan verifikasi data sistem dan laporan harian kasir untuk memastikan tidak ada double pengajuan dan perhitungan sudah tepat baik secara manual maupun secara sistem.

6.   Bagian Honor Dokter melakukan perhitungan pajak penghasilan Dokter dan menyerahkan laporan pajak ke bagian pajak untuk dibuat SSPnya.

7.      Honor dokter baik secara manual dan sistem yang telah selesai dihitung dan di verifikasi dicetak dan diberikan ke bagian treasury untuk dilakukan pembayaran.

8.      Pengajuan pembayaran honor dokter ke bagian treasury di serahkan selambat-lambatnya tanggal :

a.       Periode 1 : H-1 sebelum periode pembayaran tanggal 5

b.      Periode 2 : H-1 sebelum periode pembayaran tanggal 20

9.   Pada saat pengajuan pembayaran honor dokter ke bagian treasury, Bagian Honor Dokter melampirkan dokumen berikut :

a.       Rekapitulasi honor dokter ( total summary)

b.      Rekapitulasi honor dokter ( detail per dokter)

c.       Rekapitulasi Guarantee Income per Dokter

10.  Bagian treasury menerima pengajuan pembayaran dari Bagian Honor Dokter dan melakukan verifikasi.

11.  Apabila pengajuan telah terverifikasi, bagian treasury meminta approval pembayaran honor dokter sesuai dengan Matrix Authorisasi yang telah berlaku.

12.  Bagian Treasury melakukan pembayaran Honor Dokter selambat-lambatnya tanggal :

a.       Periode 1 : Tanggal 5 setiap bulannya

                       b.    Periode 2 : Tanggal 20 setiap bulannya

Senin, 10 Agustus 2020

Memperkirakan Biaya Awal Usaha yang Lebih Realistis

Berapa biaya untuk memulai bisnis Anda? Sulit untuk memastikannya. Tetapi memperkirakan biaya awal secara akurat adalah proses yang rumit akan tetapi diperlukan untuk menjalankan bisnis Anda dengan sukses.

Apa biaya awal?
Biaya awal adalah biaya yang dikeluarkan sebelum bisnis berjalan. Anda harus tahu bahwa biaya awal bukanlah konsep keuangan yang diterima secara universal atau didefinisikan dengan cermat. Untuk tujuan perencanaan dan manajemen, kami mendefinisikan biaya awal sebagai pengeluaran yang Anda keluarkan dan aset yang Anda butuhkan sebelum Anda dapat meluncurkan bisnis.

Biaya awal
Ini adalah pengeluaran atau biaya di muka yang terjadi sebelum Anda meluncurkan dan mulai menghasilkan pendapatan apa pun. Ini dapat dibagi menjadi pengeluaran satu kali dan biaya berkelanjutan, dan dengan memisahkannya dengan cara ini, Anda dapat memberikan perkiraan yang lebih akurat tentang apa yang diperlukan untuk meluncurkan bisnis Anda. Berikut beberapa pengeluaran umum untuk dipertimbangkan dalam kedua kategori:

A. Pengeluaran yang dikeluarkan hanya satu kali
1.Izin dan lisensi
2.Desain logo
3.Desain situs web
4.Pencetakan brosur dan kartu nama
5.Uang muka sewa properti
6.Perbaikan lokasi yang dipilih
7.Biaya yang sedang berlangsung
8.Menyewa
9.Daftar gaji
10.Pajak
11.Layanan hukum
12.Pembayaran pinjaman
13.Pembayaran asuransi
14.Biaya pemasaran

Ini hanya sedikit dari potensi biaya yang perlu Anda pertimbangkan. Beberapa akan tetap dan yang lainnya akan beroperasi sebagai biaya variabel.

Aset startup
Ini adalah biaya yang terkait dengan aset jangka panjang yang dibeli untuk memulai bisnis Anda. Meskipun uang tunai di bank adalah aset awal yang paling dasar (dan kita akan membicarakannya lebih lanjut nanti) ada beberapa aset umum lainnya yang mungkin perlu Anda investasikan:

1.Komputer atau peralatan teknologi lainnya
2.Peralatan Kantor
3.Perabotan kantor
4.Kendaraan

Peran dan Tanggung Jawab Manager of Duty (MOD) di Rumah Sakit

Manager of Duty (MOD) bertanggung jawab kepada Direktur Rumah Sakit & Direktur Pengembangan Keperawatan & Layanan Klinis atas kinerja dan pemberian layanan Rumah Sakit setelah jam kerja sesuai dengan hasil yang disepakati termasuk target.  Manager of Duty (MOD) harus mampu menafsirkan kebijakan, membuat keputusan tepat waktu yang berdampak langsung pada perawatan pasien, memastikan komunikasi dan kolaborasi yang tepat waktu dan efektif antar departemen, dan memberikan pengawasan operasional di seluruh Rumah Sakit setelah jam kerja.  Ia akan menjadi penghubung administratif dengan pasien, keluarga, karyawan, profesional medis, dan pelanggan eksternal. Ia akan melakukan tugas terkait yang diberikan oleh Direktur Rumah Sakit dan / atau Direktur Pengembangan Keperawatan & Layanan Klinis.

Pedoman Manager of Duty

NO

KATEGORI

JENIS YANG DIPANTAU

1

Asuhan Keperawatan

  1. Kelengkapan SAK (Pengkajian, Diagnosa, Tindakan dan evaluasi)

2

Pasien

  1. Pasien Baru
  2. Pasien pindahan
  3. Alat Bantu yang dipakai pasien : Oksigen, NGT, Katheter, Ventilator,  dll

3

Komunikasi

  1. Penjelasan kepada pasien tentang fasilitas, rencana tindakan dll
  2. Perawat memperkenalkan diri kepada pasien
  3. Handover (serah terima antar perawat) – Form Handover
  4. Delegasi tugas dari PJ kepada pelaksana, Bagian Gizi dll

4

Ketenagaan

  1. Jumlah Perawat
  2. Jumlah Assisten Perawat
  3. Sistem pembagian tugas
  4. Kerapihan Uniform Perawat dan Ass. Perawat
  5. Penanggung jawab Shift
  6. Tenaga Ambulance
  7. Perawat On Call
  8. Perawat yang terencana pulang malam

5

Fasilitas dan Lingkungan

  1. Nurse Station bersih, rapi
  2. Toilet Perawat bersih dan rapi
  3. Gudang peralatan bersih dan rapi
  4. Kursi roda bersih siap pakai
  5. Kamar / Bed pasien kosong siap pakai (periksa 1-2 kamar / bed kosong) ® Lampu Dan AC dalam keadaan mati.
  6. Test  bel pasien, telepon dll
  7. Ruang makan dan dapur dalam keadaan bersih dan rapi
  8. Gudang  Kotor (Dirty Utility) bersih dan rapi
  9. Brancar bersih dan rapi (laken bersih)
  10. Troly obat, troly makan bersih dan rapi

6

Peralatan

  1. Inventori
  2. Emergency Troly
  3. Kebersihan alat ECG dan pencatatannya
  4. Tabung Oksigen siap pakai
  5. Tensimeter, Oksimetri, Infus Pump, Syringe Pump dll (dalam keadaan siap pakai)
  6. Paket GV, Angkat Jahit, Kasa dll (alat-alat yang dikirim ke CSSD)
  7. Pagar Bed untuk keamanan pasien

7

Prosedur

  1. Prosedur –prosedur keperawatan
  2. Prosedur yang berkaitan dengan keperawatan (apakah perlu di Up Date/ Revisi )

8

Pemantauan laporan kejadian (incident report)

  1. Kejadian Jatuh (Fall)
  2. Medication Error
  3. Kejadian luka decubitus (Luka tekan akibat tirah baring)
  4. Analisa laporan kejadian

9

Administrasi dan keuangan

  1. Pasien melarikan diri
  2. Pasien pulang/meninggal bermasalah administrasi

10

Lain-lain

  1. Dokter sulit dihubungi
  2. Dokter tidak visite

Menjaga agar Rencana Bisnis Tetap Baru


Revisi Rencana Bisnis adalah suatu proses yang berkesinambungan, karena setiap bisnis akan mengalami perubahan. Agar rencana efektif, baik untuk bisnis ataupun untuk calon pemberi pinjaman atau investor. Anda perlu memperbaharuinya secara teratur. Perubahan yang mengharuskan revisi dapat berasal dari tiga sumber utama:

  1. Perubahan dalam Perusahaan (Misal perubahan Toko dari Offline ke online)
  2. Perubahan yang berasal dari pelanggan (Misal Perubahan cita rasa atau kebutuhan pelanggan)
  3. Perubahan Teknologi (MIsal Perkembangan bidang komunikasi dan cara produksi dengan menggunakan teknologi)