Bergeraklah sebebas-bebasnya dan ambillah yang paling bermanfaat seperti seekor kupu-kupu yang terbang bebas dan hinggap di bunga yang paling indah
Senin, 06 Agustus 2012
Warung si Doel Alam Sutera
Kamis, 02 Agustus 2012
Cerita tentang Dahlan Iskan dengan Supir Pribadinya
"Saat itu waktu sudah menunjukan lewat jam 12 malam, namun mobil yang saya kendarai masih harus berjuang menembus jalan sempit yang diselimuti kegelapan malam pedalaman Jawa Barat."
"Sambil mengemudi, saya lihat melalui kaca spion Bapak sedang tertidur di kursi tengah. Sepertinya dingin angin malam yang berhembus melewati celah kecil jendela mobil yang dibuka mampu meninabobokan Bapak.
Memang sebelumnya Bapak meminta agar AC mobil dimatikan saja untuk menghemat pemakaian BBM, toh udara malam pegunungan Jawa Barat yang berhembus ke dalam mobil sudah lebih dari cukup untuk mendinginkan suhu kabin mobil yang kami tumpangi."
"Bapak memang harus pintar-pintar mencari celah waktu untuk beristirahat. Hari ini saja, sudah enam agenda kerja yang Bapak selesaikan di enam tempat yang berbeda. Perjalanan menuju tempat kegiatan ketujuh ini Bapak gunakan untuk tidur.
Kalau Bapak memilih tidur beristirahat selama perjalanan, maka biasanya saya memilih beristirahat tidur di mobil sambil menunggu Bapak menyelesaikan kegiatannya.
Berbeda dengan majikan-majikan lain yang segera menelepon sopirnya masing-masing memberi perintah untuk merapat menjemput, maka Bapak lebih sering berkeliling tempat parkir mencari mobilnya. Setelah ketemu, dengan tenang bapak akan membangunkan saya sambil bertanya apakan saya masih mengantuk. Jika saya masih mengantuk, dengan senang hati Bapak akan mengambil alih kemudi mobil. Tidak jarang Bapak malah yang menyupiri saya."
"Di kegelapan malam itu mobil terpaksa saya pacu lebih kencang larinya karena harus mendaki sebuah tanjakan yang sangat terjal. Ketika mobil sedang mendaki dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba jalan berbelok tajam ke kiri. Kecepatan mobil terlalu cepat untuk berbelok tajam secara mendadak! Bila dipaksakan juga, bisa-bisa mobil akan terguling!!! Secara reflek segera saya injak pedal rem dalam-dalam!!! Decitan suara ban bergesekan dengan tanah melengking memecah kesunyian malam mengalahkan takbir yang saya teriakan dalam kepanikan saya".
"Mobil Alphard yang saya kendarai mengayun keras karena direm secara mendadak, tubuh saya pasti terhempas keras menghantam kemudi bila tidak tertahan sabuk pengaman yang mencengkram erat pinggang dan pundak saya".
"Jantung berdebar kencang... Segera saya melirik kaca spion melihat keadaan Bapak yang tadi tertidur di kursi penumpang belakang.... Jantung yang tadinya berdebar kencang mendadak sontak terhenti ketika saya lihat semua kursi penumpang dalam keadaan kosong... Di mana Bapak??!!".
"Abaaaaah!!!
Tidak sadar saya berteriak panik memanggil bos besar saya sambil mencari keberadaannya."
"Terbayang hukuman keras macam apa yang akan mendera saya apabila sampai ada sesuatu yang menimpa Bapak akibat kesalahan dan keteledoran saya.
Bapak dikenal luas sebagai pimpinan yang tegas dan keras. Jangankan karyawan kecil seperti saya, direktur petinggi perusahaan yang dulu Bapak pimpin pun tidak luput dari pemecatan sekaligus dilaporkan ke Kepolisian ketika ketahuan menyalah gunakan wewenang. Bahkan adik kandung kesayangannya pun Bapak pecat tanpa pesangon karena tidak bisa memenuhi standar kerja yang Bapak terapkan.
Namun apapun hukumannya, seberat apa pun itu, tidak akan mampu mengalahkan perasaan bersalah saya sendiri.
Saya tidak akan mungkin mengampuni dan memaafkan diri saya sendiri apabila sampai terjadi sesuatu menimpa Bapak karena kelalaian saya... Apalagi jika Bapak sampai..."
"....ABAAAAAAH !!! Teriakan keras saya seakan menggambarkan kepanikan, ketakutan, sekaligus penyesalan saya".
"Tiba-tiba terdengar suara tanpa terlihat dari mana sumbernya... Sudah, sudah, tenang, tenang, anda tenang saja. Saya tidak kenapa-napa kok, ini saya cuma jatuh dari kursi saja. Ga kenapa-napa... Begitu suara yang saya dengar."
Saya melihat ke bawah, Bapak tampak ngejoprak di lantai mobil tertutup jaket, baju, dan kertas-kertas yang bertebaran".
"Bapak berkata lagi... Anda tenang saja, saya tidak apa-apa... Anda tidak salah, saya yang salah... Saya minta maaf karena tadi saya tertidur dan saya tidak pakai seatbelt... Saya yang salah, saya minta maaf... Maaf sudah membuat anda panik..."
"Ingin rasanya saya menangis... Belum sempat saya meminta maaf, malah Bapak yang duluan minta maaf... Sesak rasanya dada saya dipenuhi rasa kagum dan syukur mengetahui kebesaran jiwa majikan saya yang satu ini.
Tidak heran sampai dini hari ini ada puluhan "bawahannya" yang setia menanti kedatangan Bapak sampai jam 1 pagi hanya untuk memperlihatkan secara langsung hasil kerja mereka kepada Bapak.
Tidak heran jutaan orang mengelu-elukan dan meneriakan dukungan kepada Bapak kemanapun Bapak berkunjung."
(Zaenudin, Supir Pribadi Dahlan Iskan)
Ringkasan Eksekutif Rencana Bisnis Paket Pernikahan
Latar Belakang
Pasangan remaja atau seseorang yang
sudah memasuki usia pernikahan tentunya ingin merayakan pernikahan dengan
sesuatu yang indah dan berkesan, karena pernikahan merupakan sesuatu yang
sakral dan diharapkan hanya satu kali dalam kehidupan pribadi mereka. Perayaan
pernikahan tentunya memerlukan kesiapan mulai dari anggaran pernikahan hingga
pernyiapan pendukung pernikahan itu sendiri mulai dari prosesi seserahan,
perijinan ke KUA, tata rias dan busana, dekorasi tempat, gedung, videografi dan
videografi, cathering, kartu undangan, dan berbagai pernak-pernik pernikahan
lainnya.
Tentunya penyiapan pendukung
pernikahan itu membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran pasangan calon pengantin
dan keluarganya tersebut, sedangkan mereka harus mencari memenuhi anggaran
pernikahan mereka.
Di era globalisasi yang berimbas
dengan pola komunikasi dan informasi yang lebih modern, yaitu penggunaan system
e-commerce, maka tuntutan pekerjaan bagi seseorang membutuhkan waktu dengan
tingkat aktivitas tinggi terutama masyarakat perkotaan terutama kota-kota besar
seperti Jakarta, Surabaya maupun Bandung. Sehingga pola kerja masyarakat kota sangat sibuk dengan
urusan pekerjaan mereka, sehingga sulit mencari informasi seputar pernikahan
dan penyiapan pernikahan sampai berlangsungnya perayaan pernikahan. Dengan
tingkat kesibukan mereka, sangat beresiko jika dipersiapkan sendiri oleh calon
pengantin beserta keluarganya terhadap citra perayaan pernikahan di mata para
undangan, dikarenakan mereka kurang berpengalaman dalam mengurusi perayaan
pernikahan. Dan memungkinkan acara tersebut berjalan tidak sesuai dengan
kualitas yang di harapkan oleh pasangan pengantin dan keluarganya tersebut.
Kondisi masyarakat perkotaan tersebut seharusnya menjadi peluang bisnis dalam
jasa pengelolaan pernikahan.Jasa pengelolaan pernikahan itu meliputi
perencanaan tema pernikahan, penyusunan alokasi budget (costing), prosesi
seserahan beserta perlengkapannya, design kartu undangan dan dekorasi, tata
rias dan busana yang dipergunakan, standarisasi jumlah undangan, Porsi dan menu
cathering, penentuan mobil pengantin, penentuan system indoor (gedung, hotel,
restoran, maupun kapal pesiar) maupun system outdoor (kebun ataupun taman),
design souvenir, pengelolaan system parkir, penyediaan pagar ayu maupun pagar
bagus, pemilihan jenis hiburan yang relevan dengan tema pernikahan (seni tari
maupun musik), prosesi upacara adat, pembawa acara (MC).
Konsep
dari penyedia jasa pernikahan ini yaitu melibatkan beberapa pendukung jasa
pernikahan menjadi satu kesatuan. Sebagai contoh yang dilakukan oleh Manten
House yang merupakan jasa pengelola pernikahan telah memiliki ratusan jumlah
penyedia jasa yang berada di bawah naungannya dan sudah tersebar di beberapa
kota besar seperti Jakarta, Palembang, dsb.Ternyata berdasarkan hasil survey
yang dilakukan oleh Bridal Management, salah-satu penyedia jasa wedding
organizer, bahwa jumlah wedding organizer hanya 30 penyedia jasa, padahal dalam
satu hari ada 150 pesta pernikahan. Dengan latar belakang tersebut maka
dibentuklah usaha yang bergerak dalam bidang jasa pernikahan dengan nama X.
Misi
Perusahaan
masih tergolong sukses karena mampu melayani berbagai segmen, dengan harga yang rendah berkisar 1.5 juta –
10 juta. Di samping itu kualitas pelayanan yang tergolong baik terbukti dari
jumlah pelanggan dengan 5 pelanggan per minggu.
Model Bisnis
Beberapa model bisnis
yang diterapkan di perusahaan X diantaranya adalah :
J
Perusahaan
menawarkan pelayanan yang unik berupa pelanggan selain mendapatkan jasa wedding
package, tetapi juga dapat konsultasi gratis seputar perayaan pernikahan.
J
Konsumen
dapat menghemat waktu dan uang, karena transaksi dapat dilakukan melalui
e-mail, menggunakan kartu kredit, atau secara mencicil. Konsumen akan menghemat
dana hingga 15 %, jika mengambil paket.
J
Harga
yang diberikan bukan harga mati, tetapi dapat disesuaikan dengan dana yang
dimiliki klien.
J
melakukan kerjasama dengan tenant yang semuanya bergerak dalam bisnis
pernak-pernik persiapan pernikahan, seperti katering, undangan,gedung, photo,
souvenir, busana (adat dan modern), merias pengantin, dekorasi, organ tunggal,
gamelan, Acapella dll.
J
membagi promosi dan database yang bisa diperoleh bersama oleh para
tenant.
J
mengarahkan klien dari satu tenant ke tenant berikutnya, kemungkinan
masing-masing tenant akan memperoleh 10 klien dalam satu kesempatan.
J
membantu mencarikan jalan keluar jika tenant menghadapi masalah,
misalnya tidak mampu mencapai target (rata-rata 10 transaksi/bulan), melalui
rapat kecil yang dilakukan sebulan sekali.
J
Memberikan
pelatihan product knowledge pada tenaga marketing para tenant, sehingga dapat
menggantikan tenaga marketing tenant
yang lain ketika yang bersangkutan berhalangan
Strategi
•
Strategi
pertumbuhan perusahaan adalah memperluas unit bisnis yang ada dan memperluas
jangkauan pelayanan, dengan system pelayanan yang sangat cepat.
•
Penentuan
posisi yaitu dengan penerimaan konsultasi wedding gratis baik menggunakan media
teknologi maupun secara langsung.
•
Lini
produk yaitu dengan Menambah peralatan dan perlengkapan wedding package.
•
Kenaikan
pada penambahan jasa management.
•
Gedung
dan Dekorasi yang disesuaikan dengan tema yang di harapkan.
•
Melakukan
promosi dengan cara mengembangkan iklan baru yang mendukung (Membuat web site dan brosur yang modern).
•
Melakukan
penelitian dan pengembangan dengan cara meningkatkan pengeluaran sebesar 150 %
untuk menciptakan style yang lebih baik.
•
Melakukan
riset pemasaran yaitu denganmMeningkatkan biaya riset sebesar 150 % untuk
meningkatkan pemahaman dan simpati mengenai pemilihan konsumen dan memantau
tindakan pesaing.
Ringkasan Eksekutif Rencana Bisnis Media
Semakin
berkembangnya bisnis media massa ini karena kebutuhan masyarakat akan informasi
yang cukup tinggi. Dan saat ini
pertumbuhan media tidak hanya berupa media cetak tetapi sudah berkembang ke
dalam media dalam bentuk web. Pertumbuhan web sebagai media
online semakin meningkat. Setidaknya terdapat dua
faktor yang menjadikan web melonjak tinggi. Pertama, karena teknologi dan infrastruktur sudah menyebar dalam jumlah besar di
masyarakat khususnya telephon dan komputer. Kedua, web juga multifungsi
dan internet juga mempunyai fungsi yang meluas.
Jumlah dan pertumbuhan media massa di
dunia terus meningkat dari tahun ke tahun. Di level dunia, misalnya kita bisa
melihat Media America Online ( milik Microsoft). Penggunaan internet di Indonesia juga sangat
memperngaruhi pertumbuhan media online, berdasakan data dari kementrian
komunikasi dan informatika, pada tahun 2009 pengguna internet di Indonesia
mencapai 45 juta orang. Dan peluang inilah yang ditangkap oleh detik.com
sebagai portal pertama media online di Indonesia disusul oleh kompas cyber,
okezone, media Indonesia, info computer dan lain-lain.
Pada
sisi lain para masyarakat yang terpelajar terutama di lingkungan wilayah
perkotaan seringkali jarang menemukan media massa yang mampu memberikan
pencerahan pemikiran akan islam, khususnya kebudayaan dan politik islam. Dan
salah-satu media yang mengedepankan pemikiran islam yang mencerahkan yang
berorientasi pada kebudayaan dan politik adalah jurnal X.
Contoh Ringkasan Eksekutif Rencana Bisnis Universitas
Semakin
berkembangnya bisnis pendidikan saat ini karena tuntutan masyarakat yang menginginkan
pendidikan setinggi-tingginya dan diharapkan menjadi solusi bagi permasalahan
baik di lingkungan kerja atau masyarakat. Jumlah dan pertumbuhan PTS di Indonesia terus meningkat dari tahun ke
tahun. Pada tahun 2007, data APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta
Indonesia) adalah sebesar 2.761 PTS yang tersebar di seluruh Indonesia,
meningkat dua kali lipat lebih apabila dibandingkan pada data 10 tahun
sebelumnya, dimana pada tahun 1997 tercatat sebanyak 1.293 PTS. Pesatnya
pertumbuhan ini semakin meningkatkan perguruan tinggi swasta untuk
memperebutkan calon mahasiswa yang akan memasuki masing-masing perguruan.
Selain itu, persaingan dengan perguruan tinggi negeri yang juga semakin lebar
membuka pintunya, nampaknya juga tidak bisa dihindarkan lagi.
Terbatasnya
waktu dan kepentingan lainnya dan juga saat banyak bertambah perguruan tinggi
mulai dari akademi, sekolah tinggi serta universitas yang menyediakan berbagai
program studi akan tetapi sedikit sekali memiliki kualitas yang baik dan proses
pembelajaran yang mudah .
Pada
sisi lain para karyawan atau pengusaha
terutama di lingkungan wilayah bisnis seringkali tidak dapat memiliki waktu
untuk mengikuti perkuliahan dikarenakan kesibukan di kantor dan mereka
mengharapkan menempuh pendidikan di lembaga yang berkualitas dan memiliki
fleksibilitas atas waktu.
Permintaan
konsumen seperti ini sebenarnya sudah dapat ditangkap oleh universitas-universitas
yang telah membuka program kelas karyawan dengan perkuliahan sabtu minggu dan
program e-learning diantaranya Universitas Bina Nusantara dengan konsep pendidikan berbasis teknologi informasi
atau universitas “world class university” yang berkembang pesat yang mempunyai
beberapa kampus di lokasi strategis, tetapi bisnis mereka umumnya memerlukan
advertising yang besar, konsumen umumnya tidak dapat melihat langsung proses
belajar serta konsep pendidikan yang masih menempatkan mahasiswa sebagai objek.
Oleh
sebab itu ide pendirian universitas ini
adalah untuk mengambil ceruk pasar dari para profesional khususnya di
wilayah perkantoran kelapa gading yang kurang memiliki waktu atau menginginkan
kemudahan dalam mengikuti pendidikan tetapi dapat mengikuti perkuliahan secara
langsung secara virtual melalui sistem pembelajaran berbasis IT. Disamping itu
penekanan konsep pendidikan adalah menempatkan mahasiswa sebagai subjek atau
dengan istilah lain pendidikan yang memanusiakan manusia.
Konsep
Konsep
universitas X adalah bisnis pendidikan
untuk tingkat sarjana dengan beragam jurusan. Universitas ini direncanakan memiliki
fakultas yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Karena keterbatasan infrastrutur dan
jaminan standard level of service yang ingin di jaga ( 90 % mahasiswa puas atas
pelayanan universitas dan 95 % lulusan universitas ini yang bekerja sesuai
bidangnya) maka seleksi mahasiswa yang masuk pada universitas ini ini dilakukan secara ketat dengan standar
rata-rata raport 7 dan memiliki standar TOEFL 450. Pendapatan universitas ini
di dapat dari pembayaran mahasiswa, profit sharing dengan rekanan universitas
juga dari hasil penelitian dan dana hibah universitas.
Sistem
pembayaran untuk customer yang ingin menjadi mahasiswa pada universitas ini
adalah dengan cara mencicil selama masa perkuliahan dengan periode pembayaran
yang lebih fleksibel, mulai dari setiap bulan, atau per semester.
Pembayaran
kuliah ini dengan cara transfer uang atan menggunakan kartu kredit kemudian aktivasi nomor induk mahasiswa dapat
digunakan jika sudah ada email konfirmasi atau sms dari pengelola universitas kepada calon mahasiswa,
bukti fisik kartu mahasiswa akan dikirimkan melalui kurir pada saat mahasiswa
diberikan undangan untuk mengikuti orientasi awal mahasiswa. Kartu mahasiswa
juga dapat berfungsi sebagai kartu ATM maupun acces card.
Keunggulan Kompetisi
Keunggulan
kompetisi dari bisnis ini adalah dapat melakukan perkuliahan dengan
mengedepankan perkuliahan sistem orang dewasa dan menggunakan kemudahan dalam
perkuliahan misalnya menggunakan media teleconference. Untuk itu perlu
dilakukan seleksi dan pelatihan dosen untuk bisa memerankan diri sebagai
fasilitator mahasiswa, memastikan infrastruktur yang memadai dan pihak
manajemen terus melakukan survey tiap jangka waktu tertentu. Dari sisi pemasaran,
pihak manajemen akan terus menerus meng update web site agar tetap banyak
pengunjung dan setiap dosen diwajibkan memiliki blog dengan domain nama
universitas dengan tujuan meningkatkan traffic nama universitas ini. Disamping
itu juga diperhatikan ketepatan antara kurikulum perkuliahan dengan aktual
pengajaran. Universitas ini juga mendirikan pusat informasi kerja, pusat
complain dan workshop mahasiswa.
Ringkasan Eksekutif Restoran Jepang
Latar Belakang
Kebiasaan
makan di Indonesia telah berubah dari tahun ke tahun. Saat ini masyarakat Indonesia
menginginkan makanan yang sehat, bahan makanannya beragam dan dengan porsi yang
lebih kecil. Masakan jepang bukan hanya memiliki rasa yang lezat akan tetapi
memiliki bentuk dan peralatan makan yang memiliki nilai seni tinggi. Masakan
jepang selalu mengedepankan kesehatan sesuai dengan pola orang jepang yang
memiliki pola hidup sehat, masakan tersebut memiliki fungsi sebagai pengobatan.
Permintaan konsumen atas jenis masakan jepang ini sebenarnya sudah ditangkap
oleh restoran Jepang Sushi yaitu restoran ini bisa masuk ke dalam standar diet
apapun. Restoran mereka memiliki masakan rendah kalori dan memiliki banyak
manfaat kesehatan seperti anti penuaan dan mencegah kanker. Kemunculan Restoran Yoshinoya di Jakarta
tergolong sukses, begitu muncul, restoran
khas Jepang yg menonjolkan Beef Bowlnya ini langsung laris manis dan seketika juga
cabangnya ada di mana-mana. Yoshinoya ini memang cukup unik dan hebat dalam
konsepnya di mana sebelumnya memang belum ada restoran yg menonjolkan makanan
berupa beef bowl. Oleh karena itu restoran ini sangat digemari pelanggan
terutama anak-anak muda.
Mengikuti
tren ini, restoran jepang telah mendapatkan popularitas di kalangan pelanggan
di Indonesia dan menjadi salah-satu gaya hidup. Dan pada umumnya masyarakat
Indonesia mengetahui masakan jepang tidak hanya restoran Sushi maupun Yoshinoya,
walaupun sebagian dari masyarakat Indonesia belum pernah mencoba
masakannya.
Berdasarkan
hasil survey yang kami lakukan di Jakarta pada tahun 2010, rata-rata kelompok
usia muda umur 24 – 30 tahun makan siang dilakukan diluar rumah (restoran) dan
mereka makan di luar rumah 1-5 kali dalam 1 minggu. Dari sisi sensitivitas
harga, kalangan muda memilih harga yang relatif murah sekitar Rp 25.000 – Rp 50.000
per porsi. Sedangkan berdasarkan variasi terhadap makanan dan restoran,
sebagian besar responden memilih menu makanan yang variasi dan restoran yang
unik. Disamping itu makanan asia lebih populer dibandingkan makanan eropa. Responden
memilih makan siang dengan penyajian yang lebih sederhana dan pengirimannya
yang lebih cepat. Restoran dipilih oleh
pelanggan adalah lokasi yang dekat dengan tempat kerja. Respondenpun memilih
makanan yang sehat dan bergizi tinggi serta rendah kandungan lemaknya. Disamping itu rasa ingin tahu kalangan muda
di Indonesia cukup tinggi, Restoran jepang memiliki posisi yang tinggi yang
ingin diketahui responden.
Semakin
berkembangnya bisnis restoran cepat saji dengan sistem delivery service saat
ini karena tuntutan masyarakat yang menginginkan kemudahan. Pada sisi lain para netter atau pemakai
internet terutama di lingkungan wilayah bisnis seringkali tidak dapat
dipisahkan dari pekerjaannya yang berhubungan dengan komputer dan memerlukan makanan yang enak dan cepat
saji.
Permintaan
konsumen seperti ini sebenarnya sudah dapat ditangkap oleh perusahaan makanan
cepat saji dengan layanan pesan antar (delivery service) yaitu Mc Donald dengan
iklan 14045 untuk delivery service atau perusahaan “pesan delivery” yang
berkembang pesat yang mempunyai rekanan restaurant lebih dari 100 restaurant,
tetapi bisnis mereka umumnya memerlukan advertising yang besar dan pelanggan
umumnya tidak dapat melihat langsung menu yang akan dipesan.
Oleh
sebab itu ide restoran kami adalah untuk
mengambil ceruk pasar dari kalangan pekerja atau profesional atau khsususnya
pengguna internet di wilayah perkantoran yang tidak punya waktu atau
menginginkan kemudahan dalam memesan makanan tetapi dapat melihat langsung
secara virtual makanan yang akan dipilih melalui website yang menarik.
Disamping itu penentuan outlet-outlet di di mal yang ramai dikunjungi
pelanggan, berada di daerah pusat perkantoran dan merupakan mal terbesar di
Jakarta menjadi prioritas kami agar memudahkan pelanggan mendapatkan restoran
kami ketika mereka berjalan-jalan di mal.
Langganan:
Postingan (Atom)
