Kamis, 19 Mei 2011

Korban Kekerasan Struktural : George T dan Arifin Panigoro

Tadi pagi melihat di TV terkait ketidakpuasan keputusan FIFA mengenai penolakan pencalonan George T dan Arifin P untuk menjadi ketua umum PSSI. Terlepas apakah ini ambisi politik atau apapun, bagi saya keberanian melawan kekerasan struktural FIFA adalah bentuk kekuatan jati diri, bahwa sesuatu yang dianggap benar harus diperjuangkan. Apapun itu resikonya, ancam-mengancam terkait pelaksanaan SEA GAMES tidak relevan. Bahkan bagi saya bentuk ketidakberdayaan FIFA.
setujukah anda atas opini saya di atas?

Tidak ada komentar: