Kamis, 01 Juni 2017

Ingin beralih dari pegawai ke pengusaha? ikuti 5 langkah berikut

 Liputan6.com, Jakarta – Menjadi pengusaha atau memiliki usaha sendiri memang menjadi impian banyak orang. Namun, tidak banyak dari mereka yang sulit mewujudkan impian tersebut. Bukan hanya karena tidak memiliki bekal dan pengalaman yang cukup, banyak orang yang masih terjebak dengan kehidupan yang mereka jalani sekarang.
Jika kita menelisik ke belakang, pernahkah Anda terpikit bahwa hidup yang dijalani oleh sebagian besar orang hanya mengikuti persepsi umum yang berkembang di masyarakat.

Sejak kecil, kita diajarkan untuk terus belajar yang rajin agar dapat mendapat hasil yang memuaskan, masuk ke sekolah unggulan, berhasil memasuki jurusan kuliah yang diinginkan dan berharap semua keberhasilan yang dicapai semasa sekolah dapat membantu Anda untuk menaiki tangga karir dengan cepat.
Anda terus berusaha keras untuk dapat memiliki uang yang cukup yang dapat Anda simpan sebagai pengganti hari tua. Nyatanya, ketika beranjak ke umur 40 tahun, banyak orang justru tidak puas dengan hidup yang mereka jalani dan mulai mempertanyakan, Apakah memang sebenarnya ini yang ini yang sebenarnya ingin untuk dilakukan?

Untuk sebagian besar orang, menjalani hidup sebagai menjadi pegawai dan terus meniti tangga kesuksesan memang sudah terasa cukup, namun mencoba untuk menjadi bos dan membangun perusahaan Anda sendiri juga merupakan hal yang patut Anda coba.
Seperti yang dilansir dari laman Entrepreneur.com, Kamis (26/8/2015) berikut beberapa tips yang dapat Anda pakai apabila ingin beralih profesi dari seorang pegawai menjadi seorang pengusaha

1. Anda siap untuk memulai semuanya dari awal
Untuk memulai merintis sebuah bisnis, hal pertama yang Anda harus tanamkan dalam diri ialah niat dan kesungguhan diri bahwa Anda siap mengeluarkan semua usaha dan jerih payah untuk merintis semuanya dari awal.
Jangan terlalu terbebani dengan pengalaman ataupun pikiran masa lampau yang dapat menghalangi Anda untuk melakukan apa yang sudah Anda inginkan sejak lama.

2. Ketahui apa yang ingin Anda lakukan
Agar Anda dapat mengetahui apa yang sebenarnya ingin Anda lakukan, Anda dapat mencoba untuk menanyakan hal-hal seperti: “Apa passion Anda?“, “Keahlian apa yang Anda miliki”, “Hal apa yang memiliki nilai signifikan pada diri Anda” atau hal lain sebagainya.
Dengan bertanya terus menerus akan hal ini pada diri Anda, nantinya kepercayaan pun akan muncul dan dapat membantu Anda untuk mengarahkan jalan Anda ke jalur yang semestinya.

3. Mencari mentor yang tepat
Hal ini memang sangat perlu untuk dilakukan. Mencoba mencari dan menemukan mentor yang tepat akan membantu Anda dalam menentukan langkah apa yang seharusnya diambil.
Selain itu, dengan adanya seorang mentor, Anda pun dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan dibandingkan apabila Anda merintis semuanya sendiri.

4. Bekerja efektif dan efisien
Kita semua memiliki waktu yang sama 24 jam dalam sehari. Namun, beberapa orang justru mampu untuk menyelesaikan pekerjaan mereka lebih banyak dengan waktu yang ada.
Mengapa bisa seperti itu? Jika Anda bertanya tentang hal itu, maka jawabannya adalah efisiensi serta efektivitas waktu yang mereka gunakan sebaik mungkin.
Apabila Anda sudah memutuskan untuk membuka bisnis baru, maka Anda juga harus menyisihkan sebagian waktu yang dimiliki demi mengurus bisnis yang ingin Anda jalani.
Oleh karena itu, Anda harus dapat mengatur waktu sebaik mungkin agar pekerjaan yang Anda kerjakan sekarang dapat tetap terpenuhi sembari mengurus bisnis yang mulai berjalan.

5. Mengetahui waktu yang tepat
Bisnis yang terus berkembang sembari tetap mengerjakan pekerjaan yang ada memang akan menguras waktu Anda sedemikian rupa.
Apabila Anda masuk ke dalam situasi ini, maka Anda harus cermat dalam membaca kesempatan. Hidup penuh dengan pilihan serta kesempatan besar yang harus Anda ambil demi dapat meneruskan hidup ke arah yang lebih baik.

Apabila bisnis yang sedang Anda jalankan dapat terus berkembang dengan baik sampai penghasilannya menyamai penghasilan pekerjaan Anda, Anda dapat memilih untuk meninggalkan pekerjaan yang ada dan fokus terhadap bisnis yang dijalankan.
Ya, butuh keberanian serta tekad yang besar memang untuk bisa melakukan hal ini. Tidak apa-apa jika Anda merasa belum dapat meninggalkan pekerjaan yang sedang Anda jalani. Pergunakanlah waktu yang ada sampai Anda benar-benar siap dalam mengambil keputusan.

Lingkungan akan terus menjebak Anda untuk menjalani hidup yang biasa-biasa saja. Dengan beralih menjadi seorang pengusaha, Anda dapat menjalani hidup dan memiliki pengalaman beragam yang belum tentu dapat Anda capai apabila memilih untuk menjadi pegawai sepanjang hidup. (Vna/Ndw)

Tidak ada komentar: