Rabu, 24 April 2019

Menggunakan Komputer Pribadi dalam Audit

Cepatnya perubahan teknologi telah berpengaruh pada praktik audit dan aspek lain dari perusahaan. Penggunaan PC, laptop, peralatan genggam, dan perlengkapan Internet lainnya tampaknya makin banyak dari hari kehari. Bukanlah hal yang dibuat-buat untuk mengatakan bahwa PC dan peranti lunak yang digunakan dalam berbagai perlengkapan tersebut membentuk salah satu perubahan yang paling signifikan dalam pelaksanaan kegiatan audit rutin di sejarah profesi tersebut. Peralatan ini menawarkan peluang untuk menyatukan teori dan praktik melalui alat yang efisien dan efektif.

PC digunakan untuk pembelajaran, pengujian audit, dokumentasi, manajemen proyek audit, akses ke informasi, penulisan, presentasi dan sejumlah aplikasi lainnya. Hal yang paling penting adalah, PC membawa pengetahuan para ahli ke dalam lapangan, sehingga kegiatan lapangan auditor dapat disatukan dengan pengetahuan ahli. 

Jenis-jenis komputer pribadi
Salah satu dari isu utama yang coba untuk ditangani oleh para auditor adalah jenis PC yang seharusnya mereka gunakan. Hal ini sering kali mengarah ke pembahasan nama merek, identifikasei prosesor, serta kecepatan kerja. Kadang hal tersebut menjadi lomba tentang siapa yang memiliki PC paling "cangguh." Pengguna lainnya akan berkata bahwa mereka sedang menunggu kemajuan teknologi selanjutnya; mereka mengkhawatirkan keusangannya.Terdapat sejumlah hal yang tidak dapat dipungkiri apa yang harus di ingat oleh auditor.

Lingkungan Operasi 
Lingkungan operasi komputer auditor lebih penting daripada kecepatannya. Lingkungan operasi akan menentukan seberapa cepat auditor memproses hasil, dan kecepatan hasil lebih penting daripada kecepatan komputer itu sendiri. Lingkungan operasi merupakan faktor yang mudah digunakan. PC menjadi semakin canggih dalam hal kemampuannya untuk merespons kebutuhan para pengguna kondisi ini umumnya disebut sebagai memudahkan pengguna (user friendly). Tiga karakter yang telah menggerakan peningkatan produktivitas pengguna adalah, multitugas, interaksi aplikasi, dan gruphic user interface (GUI)

Sumber : Buku Sawyer's Internal Auditing

Tidak ada komentar: